Saudaraku yang sholih mengirim SMS yang luar biasa kepadaku:
"Kehancuran manusia yang paling berat adalah, hilangnya semangat hidup karena tidak memiliki cita-cita untuk diraih.
Jangan biarkan hidup menjadi layu, tentukan Target!"
sent:
22 Juni 2008, pk. 05:29:43 WIB
Minggu, 22 Juni 2008
Sabtu, 21 Juni 2008
Motivasi 2
Saudaraku yang sholih mengirim SMS yang luar biasa kepadaku:
"Hati, pikiran, dan tindakan adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan.
Bila hati bersih dan pikiran benar, yang melandasi setiap perbuatan, maka pasti kebahagiaan yang akan datang pada kita."
sent:
21 Juni 2008, pk. 07:49:09 WIB
"Hati, pikiran, dan tindakan adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan.
Bila hati bersih dan pikiran benar, yang melandasi setiap perbuatan, maka pasti kebahagiaan yang akan datang pada kita."
sent:
21 Juni 2008, pk. 07:49:09 WIB
Motivasi 1
Saudaraku yang sholih mengirim SMS yang luar biasa kepadaku:
"Buatlah daftar apa yang harus Anda kerjakan hari ini?
Awali dengan doa, syukur, dan spirit.. Karena kita masih mempunyai kesempatan
untuk berbuat dan berubah menjadi lebih baik."
sent:
20 Juni 2008, pk. 18:40:40 WIB
"Buatlah daftar apa yang harus Anda kerjakan hari ini?
Awali dengan doa, syukur, dan spirit.. Karena kita masih mempunyai kesempatan
untuk berbuat dan berubah menjadi lebih baik."
sent:
20 Juni 2008, pk. 18:40:40 WIB
Senin, 16 Juni 2008
Puisi: Bangkit (versi Islami)
edited by: Saya sendiri :-)
BANGKIT itu: SUSAH.
Susah untuk hidup senang, disaat masih banyak saudara kita yang susah!
BANGKIT itu: TAKUT.
Takut berbuat maksiat, takut untuk tidak amanah!
BANGKIT itu: MENCURI.
Mencuri perhatian dunia barat, dengan peradaban masyarakat madani!
BANGKIT itu: MARAH.
Marah bila Islam diinjak-injak, marah bila saudara seiman di-zholimi!
BANGKIT itu: MALU.
Malu tidak bersyukur, malu karena kufur atas nikmat-Nya!
BANGKIT itu: TIDAK ADA.
Tidak ada hari tanpa dakwah, tidak ada hari tanpa kebaikan!
BANGKIT itu: BIL JAMA'AH.
Untuk kejayaan Islam!
BANGKIT itu: SUSAH.
Susah untuk hidup senang, disaat masih banyak saudara kita yang susah!
BANGKIT itu: TAKUT.
Takut berbuat maksiat, takut untuk tidak amanah!
BANGKIT itu: MENCURI.
Mencuri perhatian dunia barat, dengan peradaban masyarakat madani!
BANGKIT itu: MARAH.
Marah bila Islam diinjak-injak, marah bila saudara seiman di-zholimi!
BANGKIT itu: MALU.
Malu tidak bersyukur, malu karena kufur atas nikmat-Nya!
BANGKIT itu: TIDAK ADA.
Tidak ada hari tanpa dakwah, tidak ada hari tanpa kebaikan!
BANGKIT itu: BIL JAMA'AH.
Untuk kejayaan Islam!
Jumat, 13 Juni 2008
Fatwa Internasional juga Tegaskan Ahmadiyah Sesat
Jumat, 06/06/2008
Ternyata bukan saja fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menegaskasn Ahmadiyah sesat. Namun juga banyak sejumlah fatwa di dunia internasional yang sudah sejak beberapa tahun lalu menegaskan Ahmadiyah sesat dan terlarang. Hal ini diungkapkan Aminudin Yakub, Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI pada Seminar bertajuk 'Aliran Ahmadiyah, Ancaman terhadap Dunia Islam' yang digelar di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta kemarin (4/6).
''Jadi ada fatwa dari Rabithah Alam Al Islami, sebuah lembaga fatwa yang terdiri dari ulama-ulama negara OKI yang berjumlah 144 negara. Di situ berhimpun ulama-ulama besar seperti Syekh Wahbah Zuhaili, Syekh Muhammad Fakih Utsmani, bahkan dari Indonesia dulu yang menjadi utusan adalah KH Muhammad Azhar Basyir, Ketua Umum PP Muhammadiah sebelum Pak Amien Rais. Itu memang ada fatwanya dan dapat dilihat dalam kitab atau kumpulan fatwanya. Ini kan sudah cukup menguatkan, jadi bukan hanya fatwa MUI saja yang menegaskan Ahmadiyah sesat,'' tegas Aminuddin.
Belum lagi menurutnya, negara-negara lain yang secara internal juga telah melarang Ahmadiyah. ''Sebut saja Brunei Darussalam dan Malaysia. Mereka sudah melarang keberadaan Ahmadiyah beberapa tahun yang lalu,'' ucap Aminudin.
''Bahkan kesepakatan dari Muslim Suni maupun Syiah pun juga telah mengharamkan Ahmadiyah ini,'' tambah Aminuddin. Termasuk fatwa-fatwa lain di level nasional yang juga telah mengatakan Ahmadiyah sesat. ''Fatwa Ulama Badan Koordinasi Pondok-Pondok Pesantren juga telah menegaskan Ahmadiyah sesat,'' tutur Aminuddin.
Pada kesempatan itu Aminuddin juga menegaskan betapa amburadulnya dari segi tata bahasa dan susunan kalimat, Kitab pegangan kaum Ahmadiyah, yaitu kitab Tadzkirah. ''Kita Tadzkirah ini kan hanya mencomot-comot saja ayat-ayat di Alquran, dipenggal-penggal dan disambung-sambung dengan yang lain, entah dari mana. Bahasa dan susunannya sangat amburadul,'' tegas Aminuddin.
Sebelumnya mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra menyatakan Ahmadiyah bisa diterima di Indonesia jika mengaku sebagai agama tersendiri dan bukan Islam. Hal itu terjadi di Pakistan, negara awal tempat lahirnya Ahmadiyah. Di negara itu tempat ibadah penganut Ahmadiyah disebut kuil. Di Arab Saudi juga pengikut Ahmadiyah dilarang mengikuti ibadah haji atau memasuki kota suci Makkah dan Madinah.
Sedangkan di Indonesia, Ahmadiyah masih hidup ekslusif dengan kelompoknya. Meskipun, rekomendasi dari Bakorpakem telah menyatakan aliran ini sesat pemerintah masih menunda-nunda menerbitkan SKB tiga menteri terkait pelarangan Jemaat Ahmadiyah di Indonesia.
Sumber : [Republika.co.id]
link : www.ikadi.org
Ternyata bukan saja fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menegaskasn Ahmadiyah sesat. Namun juga banyak sejumlah fatwa di dunia internasional yang sudah sejak beberapa tahun lalu menegaskan Ahmadiyah sesat dan terlarang. Hal ini diungkapkan Aminudin Yakub, Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI pada Seminar bertajuk 'Aliran Ahmadiyah, Ancaman terhadap Dunia Islam' yang digelar di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta kemarin (4/6).
''Jadi ada fatwa dari Rabithah Alam Al Islami, sebuah lembaga fatwa yang terdiri dari ulama-ulama negara OKI yang berjumlah 144 negara. Di situ berhimpun ulama-ulama besar seperti Syekh Wahbah Zuhaili, Syekh Muhammad Fakih Utsmani, bahkan dari Indonesia dulu yang menjadi utusan adalah KH Muhammad Azhar Basyir, Ketua Umum PP Muhammadiah sebelum Pak Amien Rais. Itu memang ada fatwanya dan dapat dilihat dalam kitab atau kumpulan fatwanya. Ini kan sudah cukup menguatkan, jadi bukan hanya fatwa MUI saja yang menegaskan Ahmadiyah sesat,'' tegas Aminuddin.
Belum lagi menurutnya, negara-negara lain yang secara internal juga telah melarang Ahmadiyah. ''Sebut saja Brunei Darussalam dan Malaysia. Mereka sudah melarang keberadaan Ahmadiyah beberapa tahun yang lalu,'' ucap Aminudin.
''Bahkan kesepakatan dari Muslim Suni maupun Syiah pun juga telah mengharamkan Ahmadiyah ini,'' tambah Aminuddin. Termasuk fatwa-fatwa lain di level nasional yang juga telah mengatakan Ahmadiyah sesat. ''Fatwa Ulama Badan Koordinasi Pondok-Pondok Pesantren juga telah menegaskan Ahmadiyah sesat,'' tutur Aminuddin.
Pada kesempatan itu Aminuddin juga menegaskan betapa amburadulnya dari segi tata bahasa dan susunan kalimat, Kitab pegangan kaum Ahmadiyah, yaitu kitab Tadzkirah. ''Kita Tadzkirah ini kan hanya mencomot-comot saja ayat-ayat di Alquran, dipenggal-penggal dan disambung-sambung dengan yang lain, entah dari mana. Bahasa dan susunannya sangat amburadul,'' tegas Aminuddin.
Sebelumnya mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra menyatakan Ahmadiyah bisa diterima di Indonesia jika mengaku sebagai agama tersendiri dan bukan Islam. Hal itu terjadi di Pakistan, negara awal tempat lahirnya Ahmadiyah. Di negara itu tempat ibadah penganut Ahmadiyah disebut kuil. Di Arab Saudi juga pengikut Ahmadiyah dilarang mengikuti ibadah haji atau memasuki kota suci Makkah dan Madinah.
Sedangkan di Indonesia, Ahmadiyah masih hidup ekslusif dengan kelompoknya. Meskipun, rekomendasi dari Bakorpakem telah menyatakan aliran ini sesat pemerintah masih menunda-nunda menerbitkan SKB tiga menteri terkait pelarangan Jemaat Ahmadiyah di Indonesia.
Sumber : [Republika.co.id]
link : www.ikadi.org
Rabu, 07 Mei 2008
Dialog Puisi (1)
Seorang sahabat, telah mengirim sebuah puisi ruhiyah kepadaku,
Seorang sahabat yang bermuhasabah, karena refleksi keimanannya yang tinggi.
INILAH YANG DITULISNYA:
Langit telah bekerja turunkan kebaikan untukku,
Tak ada kurang dan hina sedikitpun, sempurna.
Tapi jiwa...dosalah yang kuhantar ke langit sana,
Lelah menangisi diri,
Lelah berpeluh simbah.
Kutahu 4JJI..
Kuyakin 4JJI..
Engkau..RahmatMu terhampar untukku,
untuk pendosa,
Yang menghiba ampunanMu,
Dan takut kembali salah
Walau salah tetap berlaku...
Aku mencoba untuk menanggapi posting diatas dengan puisi dibawah ini:
Jika,
Langit telah mengingatmu sebagai pendosa..
Siapakah yang bersih dari dosa, di bumi sana?!
Jika,
Bumi sudah menghinakan dirimmu, dahulu kala..
Apakah ada hidayah, tanpa jahiliyah terlebih dahulu?!
Untukmu,
Manusia-manusia yang bukan Nabi dan Rosul..
Untukmu,
Manusia-manusia yang bukan sholihin dan shiddiqin..
Untukmu,
Manusia-manusia biasa yang menghiba ridho-Nya..
YAKINLAH,
Dia senantiasa tersenyum untukmu..
Menantikan datangnya hamba dhoif yang terus belajar..
bagaimana manjadi awwabin..
dan mutathohhirin..
Yours truly
Abu Fauzan
7 Mei 2008
Seorang sahabat yang bermuhasabah, karena refleksi keimanannya yang tinggi.
INILAH YANG DITULISNYA:
Langit telah bekerja turunkan kebaikan untukku,
Tak ada kurang dan hina sedikitpun, sempurna.
Tapi jiwa...dosalah yang kuhantar ke langit sana,
Lelah menangisi diri,
Lelah berpeluh simbah.
Kutahu 4JJI..
Kuyakin 4JJI..
Engkau..RahmatMu terhampar untukku,
untuk pendosa,
Yang menghiba ampunanMu,
Dan takut kembali salah
Walau salah tetap berlaku...
Aku mencoba untuk menanggapi posting diatas dengan puisi dibawah ini:
Jika,
Langit telah mengingatmu sebagai pendosa..
Siapakah yang bersih dari dosa, di bumi sana?!
Jika,
Bumi sudah menghinakan dirimmu, dahulu kala..
Apakah ada hidayah, tanpa jahiliyah terlebih dahulu?!
Untukmu,
Manusia-manusia yang bukan Nabi dan Rosul..
Untukmu,
Manusia-manusia yang bukan sholihin dan shiddiqin..
Untukmu,
Manusia-manusia biasa yang menghiba ridho-Nya..
YAKINLAH,
Dia senantiasa tersenyum untukmu..
Menantikan datangnya hamba dhoif yang terus belajar..
bagaimana manjadi awwabin..
dan mutathohhirin..
Yours truly
Abu Fauzan
7 Mei 2008
Menggapai Impian
Menggapai impian,
Semua manusia memang ingin semua impiannya menjadi kenyataan..
Tidak terkecuali manusia-manusia yang mendedikasikan hidupnya untuk dakwah..
Walaupun tujuan hidupnya sudah jelas,
Tapi, tetap saja Ia mempunyai impian, dan harapan..
Impian akan hidup bahagia,
Impian akan pernikahan yang berkah,
Impian akan keluarga yang sakinah,
Impian akan HUSNUL KHOOTIMAH...
Tapi Saudaraku,
Apakah engkau lupa bahwa darimana impian itu tervisualisasi..
Dari niat yang suci? Ataukah hanya syahwat di hati?
Mari, pertanyakan sekali lagi, KEDALAM DIRI..
Saudaraku,
Jika setiap nafas itu adalah dzikir,
Jika setiap detak jantung adalah mengingat maut,
Jika setiap ucapan adalah dakwah, dan
Jika setiap langkah adalah jihad di jalan-Nya,
Maka,
Sesungguhnya, itulah mimpi kita yang SEBENARNYA..
Ataukah kita hanya menjadikannya angan kosong di siang bolong?..
Ataukah kita hanya menghisap jempol dan berpangku tangan, menunggu ketetapan dari-Nya?..
Tidak Saudaraku,
Ketetapan itu akan tetap datang.. cepat ataupun lambat,
Lalu, kenapa engkau gundah saudaraku?..
itulah buah dari kelalaian,
Lalu, kenapa engkau takut saudaraku?..
itulah buah dari menggantungkan harapan selain pada-Nya.
Mari,
Siapkan diri, dan ruhani..
Menempuh setiap detik takdir yang telah digariskan..
Melangkah pasti di Jalan Penuh Harapan..
Menyadari akan hakikat kehidupan..
Menyaksikan diri, bahwa janji-Nya adalah kebenaran..
Memuaskan diri, bahwa kehendak-Nya adalah kebaikan..
Demi Jiwa yang tertatih dalam keputus-asaan..
Buanglah semua keraguan dan kegalauan..
Sungguh, Dia sedang berbicara padamu..
Bicara tentang: Komitmen, dan Keikhlashan.
© Abu Fauzan (5 Maret 2008)
Semua manusia memang ingin semua impiannya menjadi kenyataan..
Tidak terkecuali manusia-manusia yang mendedikasikan hidupnya untuk dakwah..
Walaupun tujuan hidupnya sudah jelas,
Tapi, tetap saja Ia mempunyai impian, dan harapan..
Impian akan hidup bahagia,
Impian akan pernikahan yang berkah,
Impian akan keluarga yang sakinah,
Impian akan HUSNUL KHOOTIMAH...
Tapi Saudaraku,
Apakah engkau lupa bahwa darimana impian itu tervisualisasi..
Dari niat yang suci? Ataukah hanya syahwat di hati?
Mari, pertanyakan sekali lagi, KEDALAM DIRI..
Saudaraku,
Jika setiap nafas itu adalah dzikir,
Jika setiap detak jantung adalah mengingat maut,
Jika setiap ucapan adalah dakwah, dan
Jika setiap langkah adalah jihad di jalan-Nya,
Maka,
Sesungguhnya, itulah mimpi kita yang SEBENARNYA..
Ataukah kita hanya menjadikannya angan kosong di siang bolong?..
Ataukah kita hanya menghisap jempol dan berpangku tangan, menunggu ketetapan dari-Nya?..
Tidak Saudaraku,
Ketetapan itu akan tetap datang.. cepat ataupun lambat,
Lalu, kenapa engkau gundah saudaraku?..
itulah buah dari kelalaian,
Lalu, kenapa engkau takut saudaraku?..
itulah buah dari menggantungkan harapan selain pada-Nya.
Mari,
Siapkan diri, dan ruhani..
Menempuh setiap detik takdir yang telah digariskan..
Melangkah pasti di Jalan Penuh Harapan..
Menyadari akan hakikat kehidupan..
Menyaksikan diri, bahwa janji-Nya adalah kebenaran..
Memuaskan diri, bahwa kehendak-Nya adalah kebaikan..
Demi Jiwa yang tertatih dalam keputus-asaan..
Buanglah semua keraguan dan kegalauan..
Sungguh, Dia sedang berbicara padamu..
Bicara tentang: Komitmen, dan Keikhlashan.
© Abu Fauzan (5 Maret 2008)
Langganan:
Postingan (Atom)
